Labels

Labels

Showing posts with label iPhone. Show all posts
Showing posts with label iPhone. Show all posts

Saturday, May 14, 2016

Tanpa Kamera Canggih Dan Studio Mini, Kamu Pun Bisa Jadi Vlogger

View Article
Tanpa Kamera Canggih Dan Studio Mini, Kamu Pun Bisa Jadi Vlogger

kotabontang.net - Banyak yang mengira untuk menjadi seorang video blogger (vlogger) memerlukan peralatan kamera yang canggih, studio mini untuk syuting, serta kemampuan untuk mengedit video layaknya seorang profesional. Memang dengan alat-alat tersebut, kualitas video yang dihasilkan akan semakin menarik dan sang vlogger akan lebih dikenal serta semakin sukses.

Padahal menurut vlogger kecantikan Rachel Goddard, bukan hal tersebutlah yang diutamakan. Untuk merekam video, tidak melulu harus menggunakan kamera canggih. Jika tidak ada kamera, kamera ponsel pun cukup mendukung. Lalu apa modal utama untuk menjadi seorang vlogger sukses?

"Doa dan niat. Menurutku itu. Tapi beneran, untuk jadi seorang vlogger harus konsisten dan niat," kata Rachel saat dihubungi Wolipop, Rabu (11/5/2016).

Ia sendiri mengaku sudah berkomitmen untuk mengunggah dua video setiap minggunya. Video tersebut beragam jenisnya, baik itu makeup tutorial, challenge yang bersifat menghibur, atau video parodi. Ia sebisa mungkin membuat video dan mengemasnya dengan konsep unik. Ada atau tidak ada acara yang dihadiri, Rachel selalu berusaha memenuhi janjinya.

Dituturkan oleh vlogger populer Natasha Farani yang sering mengunggah video tutorial hijab, modal utama yang terpenting adalah memiliki rasa percaya diri. Jika tidak percaya diri berbicara di depan kamera, video yang dihasilkan akan terasa 'dipaksakan' dan hasilnya kurang maksimal.

"Modalnya yang penting percaya diri, ada kemauan dan punya kamera. Mau kamera handphone pun nggak apa-apa," tuturnya saat diwawancara Wolipop melalui e-mail, Selasa (11/5/2016).

Menurut wanita yang biasa disapa Tasha ini, tidak masalah merekam dengan kamera ponsel meski hasil gambarnya tidak sebagus kamera pada umumnya. Namun setidaknya Anda telah memiliki keinginan untuk mencoba mengekspresikan diri di depan kamera.

Dulu saat awal-awal mengunggah video tutorial hijab, iapun hanya menggunakan kamera depan dari laptopnya yang resolusi videonya terbilang rendah. Tetapi Tasha tetap konsisten membuat tutorial hijab hingga saat ini pengikut di akun YouTubenya berada pada angka lebih dari 123 ribu orang.
Via : wolipop

Tuesday, March 1, 2016

Bocoran Tampang iPhone 5SE Tanpa 3D Touch

View Article
Bocoran Tampang iPhone 5SE Tanpa 3D Touch

kotabontang.net - Meski dibekali otak yang sama dengan iPhone 6S, handset terbaru Apple yang dikabarkan meluncur bulan Maret 2016 nanti akan kehilangan satu fitur unggulan, yakni 3D Touch.

Hal ini diperkuat lewat bocoran gambar yang memperlihatkan sedikit jeroan dari handset yang diduga bernama iPhone 5SE ini. Situs NowhereElse memposting gambar perbandingan antara perangkat yang diyakini iPhone 5SE dengan iPhone 6S.

Dari perbandingan tersebut terlihat perbedaan yang mencolok di antara keduanya yang ditandai oleh lingkaran di atas dan bawah. Adapun kedua lingkaran tersebut menandai kompenen atau bagian yang absen hadir di handset yang dianggap sebagai iPhone 5SE.

Seperti dikutip detikINET dari Slash Gear, Senin (29/2/2016), komponen atau part yang hilang tersebut dipercayai sebagai komponen yang berfungsi untuk menjalankan fitur 3D Touch pada iPhone 6S. Dengan absennya komponen tersebut, maka diperkirakan fitur 3D Touch tidak akan hadir di iPhone 6SE.

Pun iPhone 5SE tidak hadir dengan fitur 3D Touch bukan berarti handset ini tidak istimewa. Selain otak yang sama, yakni chipset A9 terbaru, iPhone 5SE kabarnya dilengkapi dengan sensor sidik jari guna Apple Pay dan Touch ID, serta kamera 12 MP dengan dukungan Live Photo.

Setelah sebelumnya dikabarkan akan rilis pada 15 Maret 2016, Apple malah menunda hajatannya itu hingga 21 Maret 2016. Tidak diketahui apakah Apple sengaja memundurkannya karena terkait masalah FBI atau memang sedari awal memang mereka menetapkan tanggal tersebut. (mag/ash/inet detik)

Wow!! iPad Pro Mini Dapat Merekam Video 4K

View Article
iPad Pro Mini Dapat Merekam Video 4K

kotabontang.net - Apple dikabarkan menyiapkan tablet iPad Pro dalam ukuran lebih kecil. Meski lebih mini, spesifikasi yang dimiliki kemungkinan cukup mumpuni. Antara lain bisa merekam video definisi sangat tinggi.

iPad Pro Mini disebutkan akan memiliki bentangan layar yang sama dengan iPad Air 2, yakni 9,7 inch. Hanya saja layar tersebut didesain mendukung penggunaan stylus Apple Pencil.

Di sektor jeroannya, perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California, Amerika Serikat itu bakal menyematkan prosesor A9X. Prosesor ini telah digunakan pada iPad Pro yang diluncurkan September tahun lalu.

Perangkat ini turut dilengkapi empat speaker di tiap sudutnya sehingga menjanjikan kualitas suara yang lebih baik. Tidak ketinggalan tersedianya smart connector. Alhasil iPad Pro Mini bakal bisa dipasangkan smart keyboard.

Dibanding iPad Pro, tablet ini bakal punya kamera yang lebih baik. Pasalnya Apple menyematkan kamera yang sama dengan iPhone 6S.

Dilansir dari 9to5Mac, Selasa (1/3/2016), kamera belakangnya berukuran 12 megapixel yang punya kemampuan merekam video 4K. Sementara di bagian depannya tersemat kamera FaceTime dengan resolusi HD.

Rencananya Apple akan meluncurkan iPad Pro Mini ini pada 21 Maret mendatang. Selain tablet anyar, perusahan besutan Steve Jobs itu bakal memperkenalkan iPhone 5SE dan varian baru Apple Watch. (afr/fyk/inet detik)

Sunday, May 24, 2015

Belajar Terbang Bersama Komunitas Drone

View Article
kotabontang.net - Di Indonesia, sudah banyak perkumpulan pencinta pesawat tanpa awak alias drone. Umumnya, mereka memakai drone bikinan Da-Jiang Innovations Science and Technology Co, Ltd, perusahaan yang didirikan Frank Wang pada 2006 di Shenzen, Cina. Produk perusahaan itu dalam kondisi siap terbang dan lengkap dengan kamera, sehingga orang tidak perlu repot merakit perangkat tambahan lain.

Komunitas Drone Indonesia baru berusia setahun. Komunitas ini merupakan divisi baru dari Komunitas Robot Indonesia, yang didirikan oleh Adiatmo Rahardi dan teman-temannya pada 2011. Belasan profesional dan wartawan bergabung di dalamnya. 

"Mereka suka latihan drone ke kami," kata Adi, sapaan Adiatmo. Adi dan kawan-kawan kerap menggelar simulasi penerbangan drone. Angin berembus lembut adalah kondisi terbang paling sempurna.

Tio Apridinata, mahasiswa jurusan teknik elektro, sibuk mengatur satu set joystick remote control, sementara quad-copter drone--pesawat dengan empat baling-baling--duduk manis di sampingnya. Pesawat itu berukuran relatif kecil dengan diameter 45 sentimeter.

Setelah memeriksa kondisi pesawat, Tio melangkah mundur beberapa meter untuk memberi ruang kepada pesawatnya lepas landas secara vertikal. Empat baling-baling pesawat itu berdesing dan pesawat tersebut pun mulai melayang di atas kepala. "Drone hanya bisa mengangkasa selama 15 menit sebelum lampu indikator baterai habis berkedip," kata Tio.

Menurut Tio, pesawat rakitan ini memiliki jangkauan sekitar 2.000 meter dari pengendali. Jika kehilangan jejak, dia tinggal mematikan pengendali, dan pesawat itu akan kembali ke titik keberangkatan. "Tinggal diatur dan dikunci GPS (global positioning system)-nya," Adi menimpali. Selain memiliki GPS, pesawat ini punya giroskop, alat bantu penyeimbang gravitasi yang memiliki prinsip kerja sama seperti gasing.

Menerbangkan drone, bagi Adi, mengingatkannya kembali pada masa kecil. Saat usia 5 tahun, ia diajak kakeknya terbang dengan helikopter dan merasa ketagihan. "Gue suka pemandangan dari udara," katanya. Menurut dia, dengan menonton video yang diambil dari drone, seseorang bisa membayangkan apa yang dilihat seekor burung. "Ini hobi yang mewujudkan mimpi gue pas kecil. Terbang adalah apa yang manusia impikan."
-tempo.co=-

Monday, April 20, 2015

Tips Jualan di Instagram Dari Awal

View Article
kotabontang.net - Pesatnya perkembangan teknologi internet telah mengubah pola kebiasaan hidup masyarakat. Bukan hanya gaya hidup, tapi juga kegiatan bisnis atau jual beli juga mulai beralih ke dunia maya. Hampir seluruh media sosial bisa dijadikan ajang untuk melakukan penjualan.

Masing-masing dari media sosial tersebut, mempunyai karakteristik berbeda yang bisa dimanfaatkan untuk dilakukan kegiatan marketing, salah satunya Instagram.

Salah satu yang sukses meraup pundi-pundi keuntungan yang besar dari media sosial ini, yakni Rico Huang pemilik beberapa akun ternama di Instagram. Pemuda berumur 19 tahun yang telah meluncurkan buku "Jago Jualan di Instagram" itu mempunyai beberapa tips bagaimana bisa sukses berjualan di Instagram dari nol.

"Saya punya beberapa trik, ini trik gratisan. Caranya mudah banget, bukan lagi spam comment. Itu cara yang tidak pantas untuk dilakukan di Instagram," ujarnya dalam seminar Yukbisnis.com, belum lama ini.

Ketika Anda telah membuat satu akun khusus untuk berjualan di Instagram ada satu cara untuk mendapatkan followers yang banyak dalam waktu relatif singkat. Pertama, cari akun yang berjualan produk dengan jenis yang sama dengan apa yang kita jual. Tentunya akun tersebut harus telah memiliki followers yang cukup banyak.

Kemudian, lanjut Rico, follow semua followers dari akun tersebut, minimal 50 ribu akun. Setelah following akun kita mencapai angka tersebut kunci akun Instagram kita. Dengan dikuncinya akun kita, otomatis akan memancing rasa penasaran dari akun yang telah kita follow. Dengan begitu kemungkinan besar mereka akan mem-follow akun kita karena penasaran dengan foto produk kita.

"Akun saya yang @alonagadget itu awalnya seperti itu, saya follow semua followers kan yang jualannya sama dengan saya. Karena followers dia merupakan target pasar yang sama. Otomatis kan target yang kita garap tepat sasaran. Dan pasti mereka penasaran untuk mem-follow kita kalau kita gembok," tuturnya.

Ketika akun kita masih dalam posisi dikunci, manfaatkan untuk mengunggah foto produk sebanyak-banyaknya. Tentu dalam hal ini lakukan juga strategi potongan harga, dengan mencantumkan harga lama yang dicoret dengan harga yang telah didiskon. Pastikan juga harga yang kita banderol lebih murah dari akun kompetitor yang akan kita ambil followers-nya.

"User di Instagram ini suka banget sama harga coret. Apa lagi cewe atau ibu-ibu muda itu suka banget gambar dengan harga yang dicoret. Ini juga berlaku di Instagram bukan hanya di mal. Lumayan dengan cara itu, dulu di awal-awal saya bisa dapat 10-20 order per hari," ujarnya meyakinkan.

Setelah itu, Rico menyarankan, jika dirasa followers kita sudah mencapai seribu akun dan following kita masih berjumlah 50 ribu, maka bisa dilakukan unfollow. Hal itu dikarenakan banyak pula akun Instagram yang sudah tidak aktif atau hanya akun palsu atau bot.

"Itukan berarti kita membuang yang tidak efektif, percuma juga follow mereka. Selain itu juga enggak enak dilihat juga kalau followers kita jauh lebih sedikit dibanding following kita. ini namanya strategi i follow you, you follow me, and then i unfollow you," tandasnya seraya tersenyum.-okezone-

Saturday, April 18, 2015

Mahal Mana, Produksi iPhone 6 Plus atau Galaxy S6 Edge?

View Article
kotabontang.net - Apple terus bersaing dengan Samsung dalam produk ponsel pintar dan perangkat mobile. Produk anyar yang kini menjadi perbincangan yaitu antara iPhone 6 Plus milik Apple dan Samsung galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge.

Apple diketahui menggunakan material premium dalam membuat produk iPhone. Jadi, tak heran harga iPhone tergolong mahal dibanding ponsel pintar pada umumnya.

Namun, laman Phone Arena, Rabu 15 April 2015 melaporkan ternyata biaya produksi Galaxy S6 Edge lebih mahal dibanding iPhone 6 Plus. Laporan itu berdasarkan data yang dikeluarkan perusahaan pasar IHS. Perusahan itu mengungkapkan biaya produksi untuk Galaxy S6 Edge versi 64 GB sekitar US$290 (Rp3,7 juta). Angka itu lebih mahal dibanding biaya pembuatan iPhone 6 Plus 128 GB (US$263).

IHS menyebutkan material yang menguras biaya pada Galaxy S6 Edge yaitu layar lengkung Quad HD yang dibanderol US$85 per unit. Biaya material dua sisi layar lengkung hampir sepertiga (29 persen) dari total biaya pembuatan Galaxy S6 Edge.

Selain layar lengkung, material mahal Galaxy S6 berikutnya yaitu prosesor octa core Exynos 7420. Biaya prosesor ini adalah US$29,5.

Meski mahal dari iPhone 6 Plus, tapi tak menyurutkan pecinta gawai (gadget) untuk membeli Galaxy S6 Edge. Diketahui Samsung mulai membuka pemesanan Galaxy S6 Edge sejak maret dan pada April ini sudah tersedia di toko retail.

Perusahaan Korea Selatan itu mengklaim respon pasar atas S6 Edge sangat membludak. Bahkan Samsung sampai 'gagal' memprediksi antusiasme pasar yang mana diluar perkiraan perusahaan. Menurut catatan Samsung, jumlah penjualan Galaxy S6 Edge adalah setengah dari total penjualan Galaxy S6. - VIVA.co.id -

Membandingkan Ongkos Produksi Galaxy S6 Edge dan iPhone 6 Plus

View Article
kotabontang.net - Firma riset IHS mempreteli Galaxy S6 Edge versi 64 GB dan memperkirakan bahwa komponen-komponen (bill of materials) ponsel flagship dari Samsung tersebut seluruhnya berharga 290 dollar AS atau sekitar Rp 3,8 juta.

Sebagaimana dirangkum Kompas Tekno dari Re/code, Rabu (15/4/2015), angka itu ternyata lebih besar dibandingkan ponsel andalan dari Apple, iPhone 6 Plus yang diestimasi memerlukan biaya pembuatan sebesar 240 dollar AS.

Meski ongkos produksinya lebih tinggi, laporan IHS turut menunjukkan bahwa harga jual Galaxy S6 Edge 64 GB justru lebih rendah dibandingkan iPhone 6 Plus 64 GB di wilayah AS, yakni 800 dollar AS berbanding 850 dollar AS.

"Samsung mengikuti Apple dengan memakai komponen-komponen seperti cangkang logam dan beberapa elemen desain lain yang mirip dengan Apple," ujar analis IHS Andrew Rassweiler.

"Pada akhirnya ponsel ini (Galaxy S6 Edge) harga jualnya ke konsumen lebih murah dibanding iPhone tapi biaya pembuatannya lebih tinggi buat Samsung, lanjut dia.



Dari angka-angka di atas, Apple tampaknya mengambil margin kotor yang lebih besar dibandingkan Samsung, dalam hal iPhone 6 Plus 64 GB dan Galaxy S6 Edge 64 GB.

Perlu ditambahkan bahwa perkiraan-perkiraan ongkos bill of materials tersebut belum mencakup komponen-komponen biaya lain seperti pemasaran, distribusi, serta riset dan pengembangan.

Margin dari memori

Menurut IHS, Galaxy S6 Edge merupakan ponsel seri Galaxy S paling mahal yang pernah dibuat oleh Samsung.

Komponen termahal dari smarpthone ini adalah layar melengkungnya yang berharga 85 dollar AS, lebih tinggi 24 dollar AS dibandingkan layar konvensional pada saudaranya, Galaxy 6.

Seperti iPhone, Samsung juga menjual Galaxy S6 Edge dengan beberapa pilihan kapasitas media penyimpanan (32 GB, 64 GB, dan 128 GB) yang masing-masing harganya berselisih 100 dollar AS.

Biarpun terdapat perbedaan harga 100 dollar AS antara model 32 GB, 64 GB, dan 128 GB di atas, selisih biaya produksi yang sebenarnya jauh lebih kecil, menurut IHS.

"Samsung hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar 13 dollar AS untuk memori 32 GB, sementara tambahan memori 64 GB harganya kurang dari 26 dollar AS. Berarti Samsung mengambil profit tambahan sekitar 87 dollar AS dari model 64 GB dibandingkan model 32 GB," kata Rasswiler.

Cara meningkatkan margin dengan model ini, lanjut dia, mirip dengan yang dilakukan oleh pesaing Samsung. "Apple telah menyusun penawaran iPhone mereka seperti ini selama bertahun-tahun. Metode demikian bisa mendongkrak margin."
Sumber: Re/code

Video Saat Samsung Galaxy S6 dan iPhone 6 Di Rebus

View Article
kotabontang.net - Belakangan ini, banyak video di YouTube yang menunjukkan ketahanan ponsel andalan Samsung dan Apple, baik dengan mencoba menjatuhkan keduanya dari ketinggian tertentu, melakukan tes pembengkokan dan bahkan tes menggunakan pistol. Video terbaru ini dilakukan oleh seorang pengguna YouTube dengan nama akun "TechRax". Dalam video ini, lelaki ini mencoba untuk mencelupkan iPhone 6 dan Samsung Galaxy S6 ke dalam air mendidih meski keduanya tidak memiliki fitur tahan air.

Seperti yang terlihat pada video di bawah ini, layar iPhone berubah menjadi gelap hanya dalam waktu 10 detik. Sementara Galaxy S6 tetap menyala selama lebih dari satu menit sebelum ia mulai memberhentikan aplikasi yang dijalankan karena suhu yang terlalu tinggi.

Seolah mencelupkan kedua ponsel ini ke air panas tidak cukup, TechRax lalu "memandikan" kedua ponsel ini dengan air dingin. Pada akhirnya, Galaxy S6 bahkan tidak dapat dinyalakan sementara iPhone 6 berhasil menampilkan logo Apple pada layarnya, walau ia tetap tidak dapat dinyalakan.

Satu hal yang dapat dipelajari dari video ini adalah: jangan rebus ponsel Anda. (mashable)

Inilah video tersebut.