Labels

Labels

Showing posts with label Balikpapan. Show all posts
Showing posts with label Balikpapan. Show all posts

Saturday, May 14, 2016

Harga All New Mitsubishi Pajero Sport 2016 di Balikpapan

View Article
Harga All New Mitsubishi Pajero Sport di Balikpapan

kotabontang.net - Setelah diluncurkan secara resmi di hadapan media nasional beberapa waktu lalu, SUV terbaru PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), All New Mitsubishi Pajero Sport, kini resmi diperkenalkan kepada masyarakat kota Balikpapan.

Selain memperkenalkan model terbarunya ini, pabrikan berlambang Tiga Berlian ini juga memberikan kesempatan kepada pecinta mobil Mitsubishi di Balikpapan untuk membuktikan sendiri desain dan fitur baru yang disematkan di All New Pajero Sport.

"Balikpapan merupakan kota strategis untuk wilayah Kalimantan Timur, meskipun sektor seperti tambang belum membaik namun sektor-sektor lain masih berkembang di sini," papar Imam Choeru Cahya, Group Head of MMC Sales Group, MMC Marketing Division PT KTB, di sela-sela konfrensi pers peluncuran All New Pajero Sport di Balikpapan, Jumat (12/2).

Untuk Balikpapan sendiri, pada tahun lalu Pajero Sport menguasai pasar dengan persentase sebesar 37,3 persen dari total market share di kelasnya, dan untuk Kalimantan Timur berhasil menyumbangkan 50,6 persen dari total penjualan Pajero Sport di seluruh wilayah Kalimantan.

Harga All New Mitsubishi Pajero Sport di Balikpapan

GLX 4x4 MT Rp 528 juta
Exceed 4x2 AT Rp 478 juta
Dakar 4x2 AT Rp 531 juta
Dakar 4x4 AT Rp 654 juta

Wednesday, March 2, 2016

Oknum Guru Balikpapan Mesum Bareng Pelajar

View Article
Oknum Guru Mesum Bareng Pelajar

kotabontang.net - BALIKPAPAN. Dunia pendidikan di Balikpapan kembali tercoreng. Beredar kabar melalui media sosial, seorang oknum guru sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kecamatan Balikpapan Selatan, berbuat tak senonoh bersama anak didiknya.

Aksi keduanya tertangkap petugas keamanan area pantai Banua Patra, kawasan Lapangan Merdeka Balikpapan, Sabtu (20/2) lalu.

Beberapa saat diamankan, sempat beredar postingan media sosial yang menunjukkan gambar oknum guru dan anak muridnya itu diminta keterangan oleh petugas keamanan.

"Iya, memang benar ada. Memang ada guru dan muridnya yang tertangkap. Kita amankan dan kita lihat identitasnya," ujar Rahmad, petugas keamanan Banua Patra.

Harian inipun menelusuri petunjuk Rahmad terkait keberadaan sekolah.

Ditemui harian ini kemarin, Sa, kepala SMK oknum guru itu, enggan berkomentar atas perilaku menyimpang bawahannya. Namun, Sa akhirnya membenarkan bahwa oknum guru itu berasal dari sekolahnya. Pun begitu dengan anak didiknya yang masih di bawah umur itu.

"Segala sesuatunya yang jelas akan kami serahkan ke Dinas Pendidikan. Yang jelas oknum guru ini pasca kejadian tidak pernah turun ke sekolah karena mungkin sadar telah mencoreng nama baik sekolah,” kata Sa di kantornya.

“Pihak sekolah memonitor saja," sambungnya.

Kabid Pendidikan Menengah Disdik Balikpapan Ganung Pratikno mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan kasus itu secara lisan. Namun saat ini masih menunggu kelengkapan bukti untuk kemudian ditindaklanjuti.

Ganung mengatakan, proses penyerahan bukti kepada Kepala Disdik masih tertunda. "Kami akan ambil tindakan kalau semua dasar bukti sudah lengkap. Saat ini tinggal menunggu penyerahan bukti pada Kepala Disdik Balikpapan," jelas Ganung.

Setelah pemeriksaan saksi dan pemanggilan oknum guru tersebut, jika memang terbukti ada tindakan asusila, maka oknum guru itu kemungkinan akan diberhentikan. Namun, tindakan ini diambil setelah semua proses selesai dilakukan.

"Untuk tindak lanjut ke ranah pidana masih menunggu hasil penelusuran dari Disdik. Nanti kalau ke pidana juga kan harus ada pelaporan. Kalau ternyata nanti mereka mengambil jalur damai dan tidak ada laporan ke pihak berwajib, maka akan gunakan jalur kami saja," tuturnya. (*/frz/fir/kpnn/rin)

Tuesday, May 19, 2015

Batu Akik Lapis Banua Berau

View Article
kotabontang.net - Kekayaan alam di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur masih banyak yang belum dikenal masyarakat. Salah satunya batu aki yang kini digandrungi banyak kalangan. Batu ini juga cukup banyak ditemukan di Bumi Batiwakkal, bahkan kualitas dan tampilannya tak kalah dengan daerah lain, seperti Batu Bacan.

Seperti yang terlihat di Toko Kalimantan, Jalan Durian III, beberapa jenis batu aki asli Berau dipajang, seperti panca warna, kelawing, lavender, kecubung es, jujung derajat, semar, badar perak, fosil kayu dan ulin. Tomy pemilik toko itu mengatakan, dari banyak batu itu, ada salah satu batu yang jenisnya cukup unik yang dinamakan lapis banua berau.

“Ada tiga lapisan yang dimiliki batu ini, seperti agate, makedoni dan perak. Ini saya namakan sendiri tapi atas persetujuan para tetua pecinta batu aki. Ini baru ditemukan dua minggu yang lalu, saya yakin masih banyak stoknya di sini tapi agak sulit mencarinya,” jelas Tomy saat berbincang dengan Koran ini, Kamis (12/2) malam di tokonya.

Diceritakannya, awalnya ia membeli bongkahan batu sebesar kepala yang dibawakan seorang pencari batu. Melihat keunikan batu ini, Tomy langsung mengolahnya menjadi batu cincin, dan ternyata merupakan jenis baru.

“Setelah itu langsung saya bawa ke Martapura, Kalimantan Selatan. Disana batu ini dipatenkan dengan sertifikat. Sempat juga ada yang menawar Rp2 juta, namun tak saya kasih karena stoknya masih sangat sedikit. Ini saja dari bongkahan hanya jadi delapan, karena pemotongannya harus pas agar dapat tiga lapisannya,” jelas pengusaha yang baru empat bulan memulai bisnis batu aki itu.

Sementara Ruslan si penemu batu mengatakan, secara tidak sengaja melihat batu itu. Awalnya ia hanya melihat batu itu seperti biasa, namun setelah diamati ada keunikan di dalamnya dengan lapisan yang cukup beragam. “Saya temukan di sekitaran Gunung Sari, Segah. Jenis batu ini baru saya lihat, langsung saja saya ambil dan jual ke toko batu. Rencananya mau cari lagi nanti,” pungkasnya. (sumber : Koran Kaltim)

Monday, May 11, 2015

Wah Ini Yang Di Tunggu2!! Kapal Pelni Dari Balikpapan ke Derawan

View Article
kotabontang.net - Rencana PT Pelni mengerahkan armadanya guna melayani perjalanan ke Pulau Derawan disambut gembira oleh Association of the Indonesia Tours and Travel (Asita) DPD Kaltim. Ketua Asita Kaltim H Eddy Yusuf Assainar mengatakan, rencana Pelni sangat brilian. “Bagus, apalagi kalau di atas kapal didesain, ada fasilitas meeting dan hiburan,” ujarnya.

Apalagi kata dia, harga tiket kapal Pelni yang terjangkau dipastikan semakin mengungguli paket wisata tersebut. Dia menerangkan, saat ini angka wisatawan ke Derawan terus meningkat. Saat ini, paket wisata ke Derawan berkisar Rp1,8 juta durasi 3 hari 2 malam. Sudah termasuk akomodasi, makan dan wisata ke 3 pulau yakni Kakaban, Maratua dan Sangkalaki.

“Harga tiket pesawat kan sekarang tinggi. Kalau harga tiket kapalnya terjangkau jelas akan jadi pilihan utama,” jelasnya. Pihaknya berharap Pelni mengandeng pelaku wisata untuk mengemas paket yang akan jual ke pasar domestik maupun internasional.

Untuk diketahui, setelah Raja Ampat dan Wakatobi, PT Pelni (Persero) akan menambah rute khusus wisata bahari. Kali ini ke Derawan melalui Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Malundung Tarakan. ”Dijadwalkan dibuka pertengahan September tahun ini. Sekarang sedang dipersiapkan mekanismenya,” ujar General Manager (GM) Nawawi Kamarullah dijumpai di ruang kerjanya Kamis kemarin.

KM Bukit Siguntang dan KM Binaiya dipersiapkan untuk melayani rute tersebut. Namun KM Binaiya yang paling memungkinan karena berdaya angkut 1.250 penumpang. Itu sesuai dengan geografis menuju Pulau Derawan yang menyusuri sungai. Otomatis kapal dengan muatan lebih kecil yang dapat mengakses. Sementara KM Bukit Siguntang berkapasitas 3 ribu penumpang.

Saat ini KM Binaiya melayani rute Balikpapan, Barru, Batulicin, Belang-Belang, Bontang, Sampit, Semarang, Surabaya dan Grogot. Pembukaan rute ke tempat wisata yang banyak dikunjungi dimulai sejak awal tahun lalu. Merupakan pengembangan bisnis angkutan kapal laut PT Pelni.

Sekaligus peran aktifnya mendukung potensi wisata dalam negeri. Saat ini perseroan juga menyiapkan pelayanan dengan mengoptimalkan kapal-kapal menuju ke daerah yang terdapat tempat wisata.

Sebagai terobosan baru dengan melayani permintaan penumpang ke tempat wisata di setiap provinsi di Indonesia. Targetnya tak hanya Raja Ampat dan Wakatobi. Selain Derawan objek potensial lainnya yang juga akan dilayani yakni Karimun Jawa menyusul Labuan Bajo dan Bunaken. (kaltimpost.co.id)

Sunday, May 10, 2015

Habitat Orangutan Kian Terancam, Butuh Keajaiban Mengembalikannya

View Article
kotabontang.net - Pulau Kalimantan mungkin tidak lagi menjadi habitat yang ramah bagi satwa orangutan. Geliat industri pertambangan dan perkebunan sawit kian mengancam populasi satwa ini.

Butuh "keajaiban" untuk mengembalikan habitat orangutan di daerah Sekunyer, Kumai, Kalimantan Tengah, begitu kata aktivis lingkungan menyambut Hari Bumi, Rabu (22/4/2015).

Sebanyak 260 siswa sekolah dasar berpartisipasi dalam kegiatan menanam pohon di tempat di mana populasi orangutan semakin berkurang.

Penanaman 30 jenis pohon lokal Kalimantan ini merupakan langkah kecil yang bisa dilakukan, kata Basuki Budi Santoso.

"Nanti setidaknya lahan ini bisa menjadi kawasan agroforestry. Karena untuk mengembalikan habitat orangutan di kawasan ini, butuh keajaiban dan harapannya kecil," ujarnya dengan nada pesimistis.

Pegiat di Friends of National Parks Foundation Kalimantan ini mengatakan bahwa lokasi penanaman sangat dekat dengan penemuan tulang belulang orangutan beberapa tahun lalu.

"Wilayah ini adalah penyangga Taman Nasional Tanjung Puting, dan diapit konsesi sawit. Habitatnya tergerus, namun masih ada hutan kecil di mana kita bisa menemukan satu dua orangutan," ungkapnya.
Kuburan orangutan

Pada 2013 lalu, aktivis lingkungan Rahma Shofiana melihat sendiri penemuan tulang belulang orangutan di kawasan itu.

"Bagian-bagian tulang terpisah, kita menemukan tengkorak, lalu beberapa meter di depannya ada tulang hasta, lengan, jalan lagi, ketemu tulang kaki dan jari," katanya kepada BBC Indonesia.

Belum jelas ada berapa banyak orangutan yang terkubur di lokasi yang merupakan perbatasan antara dua konsesi kelapa sawit tersebut.

"Dugaannya adalah habitat mereka terjepit antara dua kebun sawit, sehingga ketika makanan habis, mereka pergi ke perkebunan sawit. Di kebun sawit itu diduga orangutan dibunuh karena mengganggu," sambung Rahma, Media Campaigner Greenpeace Indonesia.

Orangutan Foundation International (OFI) dan Friends of National Parks Foundation (FNPF), dalam surat kepada pihak berwenang, menggambarkan kawasan ini sebagai "kuburan" orangutan. (*)

Monday, May 4, 2015

Daftar Lengkap Harga Pertamax Terbaru - Di Kaltim Rp.11.000,-

View Article
kotabontang.net - PT Pertamina (Persero) akhirnya menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 92 atau yang dipasarkan dengan merek Pertamax sejak 1 Mei 2015.

Harga Pertamax untuk distribusi Jawa naik Rp 200 menjadi Rp 8.800 per liter, dari harga semula Rp 8.600.

Berikut daftar lengkap harga Pertamax di berbagai wilayah di Indonesia, dikutip dari akun @ptpertamina dan @pertamaxID pada Sabtu (2/5/2015).

1. Nanggroe Aceh Darussalam Rp 10.550
2. Sumatera Barat Rp 10.4550
3. Sumatera Utara Rp 10.350
4. Bangka-Belitung Rp 10.550
5. Bengkulu Rp 10.350
6. Jambi Rp 10.550
7. Lampung Rp 10.550
8. Sumatera Selatan Rp 10.550
9. Banten Rp 8.800
10. DKI Jakarta Rp 8.800
11. Jawa Tengah Rp 8.800
12. Jawa Timur Rp 8.800
13. Bali Rp 9.300
14. Nusa Tenggara Barat Rp 10.500
15. Nusa Tenggara Timur Rp 10.900
16. Kalimantan Selatan Rp 10.800
17. Kalimantan Tengah Rp 11.000
18. Kalimantan Timur Rp 11.000
19. Kalimantan Utara Rp 10.900
20. Gorontalo Rp 10.500
21. Sulawesi Barat Rp 11.3500
22. Sulawesi Selatan Rp 10.800
23. Sulawesi Tengah Rp 11.000
24. Sulawesi Tenggara Rp 11.100
25. Sulawesi Utara Rp 11.100
26. Maluku Rp 11.950
27. Maluku Utara Rp 13.350
28. Papua Rp 12.750
29. Papua Barat Rp 13.250

Wednesday, April 22, 2015

Aksi Tengah Malam Bocah SMP Balikpapan Bobol ATM Plaza Bunsay

View Article
kotabontang.net - Dengan peralatan sederhana tapi lengkap, DR yang masih berusia 15 tahun nekat membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang berada di Plaza Kebun Sayur (Bunsay) Balikpapan Barat, Selasa (21/4) dini hari sekira pukul 00.30 Wita.

Tapi, belum lagi berhasil, aksi yang sudah direncanakan matang-matang oleh warga Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat ini kandas di tangan satpam di pusat perbelanjaan tersebut.

“Awalnya pelaku ini masuk ke Plaza Bunsay pukul 19.00 Wita dengan menggendong tas yang di dalamnya berisi peralatan untuk melakukan pembobolan. Pelaku masuk dari pintu dekat penjual kacamata,” ungkap Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Kifli S Supu kepada Balikpapan Pos (grup JPNN), Selasa (21/4) siang.

Setelah masuk, DR pun langsung menuju musala yang berada di lantai empat. Pelaku menunggu suasana hingga sepi sambil memainkan handphone di dalam musala. Saat waktu menunjukkan pukul 00.00 Wita.

Saat suasana sekitar terlihat sepi, pelajar kelas VIII salah satu SMP negeri di Balikpapan Barat ini kemudian turun melalui tangga satu per satu mengikuti pemadaman lampu di gedung tersebut. Setelah sampai di lantai satu, DR mulai melakukan aksinya membobol mesin ATM dengan peralatan yang dibawa menggunakan tas.

“Pertama pelaku mematikan hendel yang ada di belakang mesin ATM kemudian mencungkil bagian bawah mesin ATM dengan menggunakan dua bilah parang,” bebernya.

Apes aksi DR dipergoki oleh petugas engineering bernama Slamet beserta tiga orang sekuriti plaza yaitu Haryanto, Rony, dan Didit. Karena ketangkap basah DR pun mencoba melarikan diri dengan lari ke lantai dua gedung. Sekuriti pun menguber pelaku hingga ke Blok D lantai dua.

“Pelaku dipergoki sekuriti plaza, pelaku sempat bersembunyi di balik terpal tempat berjualan pedagang, tapi akhirnya ditangkap,” ujar perwira berpangkat satu bunga di pundaknya.

Setelah berhasil ketangkap, pihak sekuriti langsung menghubungi pihak kepolisian dan pelaku pun langsung digiring ke Mapolsek Balikpapan Barat. Dari tangan pelaku polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya parang, tang, pahat, kikir, obeng, senter, dan masker.

“Saat ini masih kami amankan dan sedang dilakukan pengembangan apakah ada yang menyuruh dia atau dia melakukan atas kehendaknya sendiri,” terangnya.

Kifli juga memberikan apresiasi kepada para sekuriti Plaza Bunsay yang telah berhasil mengamankan pelaku dan melakukan tugasnya sebagai sekuriti dengan baik.

“Kami berharap sekuriti perusahaan lain bisa mencontoh seperti ini, jalani tugas dengan baik, selalu sigap pada malam hari dan tidak tidur saat bertugas,” pungkasnya. (pri/war/jpnn)

Thursday, April 16, 2015

Jangan Sampai Pemda Pangkas Anggaran Publik untuk Biayai Pilkada

View Article
kotabontang.net - [ JAKARTA ] – Biaya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) di sejumlah daerah beberapa waktu lalu ternyata mengakibatkan berkurangnya anggaran pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan dan termasuk belanja langsung. Hal itu menjadi temuan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) yang dipaparkan di Jakarta, Selasa (14/4).

Menurut Sekretaris Nasional FITRA, Yeni Sutcipto, pengurangan anggaran itu tidak hanya pada belanja langusng tetapi juga pada kelompok-kelompok kerja pelaksana pilkada. “Kemudian unit cost penyelenggaraan di KPPS juga dikurangi. Beberapa yang pernah kita teliti itu di Kebumen, Sidoarjo dan Bandung itu begitu,” ujarnya.

Menurut Yeni, kondisi ini sangat berbahaya. Apalagi anggaran pelaksanaan pilkada 2015 masih menggunakan APBD sehingga cukup rawan disalahgunakan elite-elite politik lokal.

“Ini kan lagi-lagi akan diberikan kewenangannya ke daerah. Tapi jika daerah tidak diberi aturan baku, maka sulit mengantisipasi tidak menggunakan dan memanfaatkan APBD sebagai alat mobilisasi,” ujarnya.

Yeni menambahkan, hasil penelitian Fitra juga menemukan fakta bahwa ternyata pada pelaksanaan pilkada 2010 lalu, Kota Bandung baru menetapkan APBD di akhir Maret. Padahal tahapan pilkada sudah dimulai sejak Februari. Akibatnya, KPUD terpaksa mendanai biaya tahapan secara swadaya.

Demikian juga dengan Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, ketika APBD baru dapat digunakan April, sementara tahapan pilkada telah dimulai Februari 2010 lalu. Karenanya Yeni berharap hal serupa tak terjadi lagi.

“Kita tidak menginginkan itu terjadi lagi. Pencairan anggaran sebaiknya dilakukan sesuai putaran pilkada. Karena itu kami sepakat pilkada serentak 2015 karena keterbatasan anggaran, ketidakselarasan mekanisme anggaran di kabupaten/kota, ini harus diundur di Juni 2016. Sambil mencari pendanaannya dari mana. Kita berkeinginan dari APBN, sehingga tidak mengurangi pelayanan publik di kabupaten/kota,” katanya.(gir/jpnn)